ASEAN Free Trade Agreement  yang akan diberlakukan pada 2015 mewajibkan  para praktisi jasa   termasuk dokter harus mempersiapkan diri. Jika sudah diterapkan para dokter bahkan rumah sakit asing akan berpraktek di Indonesia dengan pelayanan yang baik. Oleh sebab itu para dokter di Indonesia harus benar-benar mempersiapkan diri dengan mengembangkan skill dan pengetahuan ilmu kedokteran.

Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember drg. Hj. Heniyati M.Kes, cialis masyarakat sekarang lebih kritis dalam menyikapi masalah pelayanan kesehatan. Kasus yang dialami oleh seorang dokter yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dengan dugaan melakukan kegiatan malpraktik, click menunjukkan betapa kritisnya masyarakat tentang pelayanan kesehatan. Diluar kasus itu benar apa salah, stuff tentu saja ini akan menjadi catatan masyarakat tentang kualitas dokter di Indonesia jika nanti mereka harus bersaing dengan dokter-dokter asing.

Hal ini disampaikan drg. Hj. Heniyati M.Kes disela-sela pengambilan sumpah dokter gigi angkatan ke 69 periode I tahun 2013-2014. Lebih lanjut  drg. Hj. Heniyati M.Kes mengatakan dalam menghadapi beberapa persoalan itu lulusan dokter gigi Universitas Jember diharapkan terus mengikuti perkembangan IPTEKS khususnya di bidang kedokteran gigi, baik secara formal ataupun non formal. Tuntutan profesionalitas kedokteran gigi mewajibkan semua dokter gigi untuk terus berkembang.

Sementara  itu acara sumpah dokter gigi yang dilaksanakan di gedung GSG Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (19/11) diikuti oleh 18 dokter gigi baru, sehingga sampai saat ini FKG telah meluluskan 1190 orang. (did)