Setidaknya 12 dari 17 Sustainable Development Goals mengandung indikator yang relevan tentang nutrisi, merefleksikan perbaikan gizi merupakan bagian sentral dari pembangunan berkelanjutan.

Negara miskin dan berkembang sampai saat ini hanya mengalokasikan dana sebesar 2.1 % untuk menurunkan gizi buruk, yang mana mereka menghabiskan 30% anggaran untuk agrikultur, pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial. Hal ini menunjutkan komitmen sekarang tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Maka dari itu, Diperlukan aksi nyata untuk memperkuat implementasi dari kebijakan maupun program penanggulangan malnutirisi. Mengakhiri malnutiri merupakan langkah politik yang perlu diambil oleh pemimpin dari pemerintah, lembaga donor, LSM, pebisnis internasional, nasional, maupun daerah. Selengkapnya >>