Sebagian besar dari pelancong tenaga kesehatan masyarakat melaporkan telah merencanakan minimal satu aktivitas dengan risiko kesehatan, ampoule dan hampir setengahnya melaporkan adanya paparan terhadap risiko kesehatan yang tidak diantisipasi, dan seperempat dari pelancong ke area  endemis malaria melaporkan ketidak-konsistensian atau tidak menggunakan kemoprofilaksis malaria (Balaba, et. al., 2014). Studi ini menunjukkan bahwa jangkauan komunikasi dan edukasi untuk tenaga kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan dalam rangka pencegahan penyakit yang berhubungan dengan perjalanan.

Studi yang dilaksanakan oleh peneliti dari Center for Disease Controls ini menggunakan metode survey anonim yang telah dilengkapi oleh tenaga kesehatan masyarkat dari badan kesehatan masyarakat warga Amerika yang mencari konsultasi medis sebelum perjalanan dari 1 September 2009, hingga 30 September 2010.

Baca studi selengkapnya di sini