Sebanyak 650 mahasiswa tenaga kesehatan di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya, viagra Senin (10/11) mengikuti kuliah umum yang digelar oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, di aula kampus Stikes Muhammadiyah Pekajangan.

Peserta kuliah umum terdiri atas mahasiswa  Stikes Muhammdiyah Pekajangan, Akademi Kebidanan Harapan Ibu dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan. Temanya adalah Transformational Learning untuk pengembangan mutu sumberdaya manusia bidang kesehatan di Jawa Tegah dalam rangka  AEC 2015.

Dilatarbelakangi adanya isu globalisasi – liberaliasi di kawasan ASEAN dalam bentuk ECONOMIC COMUNITY ((Masyarakat  Ekonomi Asia-MEA) yang akan diberlakukan mulai31 Desember 2015 mendatang.

“Tenaga kesehatan harus siap mengahapi masyarakat ekonomi Asia atau MEA AEC 2015. Hal itu bisa dilakukan dengan menguasai kompetensi yang menuhi standar internasional, juga miningkatkan kemampuan berkomunikasi khususnya bahasa inggris,” kata Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, Edi Wuryanto yang menjadi pembicara pada kuliah umum tersebut.

Menurutnya, institusi pendidikan kesehatan harus melalakukan langkah-langkah strategis agar mahasiswa serta lulusannya mengusai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang memadai terutama persoalan bahasa.

Sebab, kata dia, bahasa asing sekarang ini masih menjadi masalah tersendiri dalam bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura, Malayasia, Thailand, dan philipina dan lainnya. “Pola pembelajaran yang semula berorientasi kepada guru/dosen harus mulai digeser dengan pembalajaran yang berorientasi kepada mahasiswa dengan melakukan pembelajaran transformasional,” ujarnya.

Mahasiswa, lanjut dia, juga diharapkan aktif dalam memperoleh ilmu pengetahuan tidak hanya di dalam kampus melainkan diluar perkuliahan. “Institusi pendidikan ksehatan juga diharapkan memperbaiki mutu pembelajaran klinik yang lebih baik untuk memperoleh pengalaman  yang positif,” sambungnya.

Kemudian untuk peran pemerintah harus menyiapkan regulasi yang baik bagi semua bidang yang terkait dengan AEC 2015. Salah satunya bidang jasa kesehatan dimana profesi perawat, bidan, dokter dan dokter gigi termasuk di dalamnya agar mempunyai nilai tawar yang baik.

(Agus Setiawan/CN34/SM Network)