Pada September tahun 2000, no rx PBB mencanangkan program Millennium Development Goals (MDGs), cialis  berupa delapan butir target untuk dicapai pada tahun 2015. Salah satu capaiannya adalah menurunkan Maternal Mortality Ratio (MMR, capsule kematian ibu per 100,000 kelahiran hidup)  hingga 75% dari tahun 1990 sampai 2015 (MDG 5). Hingga penghujung tahun MDGs dicanangkan, nyatanya target ini belum tercapai. Dalam laporannya, PBB menyatakan MMR turun sekitar 44%  secara global, masih cukup jauh dari target awal, sehingga menyisakan pekerjaan rumah bagi banyak negara untuk lebih serius menurunkan kematian ibu kedepannya.

    Berakhirnya MDGs pada tahun 2015 kemudian diperbarui dengan program Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan target yang lebih agresif yakni menurunkan MMR hingga kurang dari 70 per 100,000 kelahiran hidup pada 2030. Dapat dikatakan setiap negara harus berkontribusi menurunkan MMR hingga dua pertiga pada tahun 2030, terlepas dari MMR awal negara tersebut.

    Dalam laporan Trends in Maternal Mortality Rate 1990-2015, secara global  MMR turun sampai 44% selama 25 tahun terakhir, yang diestimasikan turun dari 385 (80% uncertainty interval 359-427) pada 1990,  menjadi 216 ( UI 206-249). Negara berkembang menyumbang sekitar 99% (302,000)  kematian ibu  pada 2015, dimana pada wilayah sub-Sahara Afrika  sendiri menyumbang sekitar 66% (201,000), diikuti Asia Selatan sebanyak 66,000. Penurunan kematian ibu paling signifikan teramati di wilayah Asia Timur (72%). Maka dari itu, untuk mencapai target SDG MMR dibawah 70 secara global, maka dibutuhkan penurunan MMR secara global hingga 7,5% setiap tahunnya antara 2016-2030. Hal ini membutuhkan upaya  hampir 3 kali lipat dari  penurunan 2,3%  tahunan sejak 1990-2015.

    Tantangan dalam penuruan MMR semakin besar, sehingga diperlukan strategi-strategi jitu sehingga kematian ibu dapat dicegah dengan lebih efektif. WHO akhir-akhir ini merilis Strategies toward Ending Preventable Maternal Mortality (EPMM). Dokumen ini menekankan 5 strategi menurunkan MMR berdasarkan dari negara-negara yang telah berhasil menurunkan MMR secara signifikan dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

  1. Mengatasi ketidakmerataan dalam akses dan kualitas pelayanan seksual, reproduksi , maternal dan bayi baru lahir.
  2. Memastikan Universal Health Coverage untuk pelayanan seksual, reproduksi, maternal dan bayi baru lahir yang komprehensif.
  3. Mengatasi semua penyebab kematian ibu , reproduksi dan morbiditas ibu, dan cacat terkait
  4. Penguatan sistem kesehatan untuk menanggapi kebutuhan dan prioritas perempuan
  5. Memastikan akuntabilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pemerataan

Laporan selengkapnya Trends in Maternal Mortality Rate 1990-2015 dapat diunduh disini >>