Virus Zika dilaporkan mulai merebak di wilayah Amerika Selatan sejak 2015, no rx sedikitnya 22 negara melaporkan kejadian outbreak microcephaly pada bayi yang diduga disebabkan oleh virus Zika. Virus Zika ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk yang sama yang berperan dalam penularan penyakit dengue, chikungunya, yellow fever, maupun japanese encephalitis. Transmisi ke Amerika Utara dan pandemik global menjadi ancaman serius. Sampai saat ini belum ada terapi pengobatan untuk virus ini. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan  tindakan prevensi, harapannya transmisi virus ini dapat dicegah. Center for Disease Control and Prevention (CDC)  melalui website-nya memberikan informasi dan referensi terkait penyebaran hingga diagnosis virus Zika. Selengkapnya >>